“maafin aku beib, selama ini ku Cuma bikin kamu susah, aku Cuma bikin kamu sedih…aku juga gak nepatin janji aku…”,kata keysya sambil menangis di telepon. “kamu ngomong apa sih sayang? Aku gak ngerti ama apa yang kamu omongin.. siapa yang bilang kamu Cuma bikin aku susah ato sedih? Kamu gak nepatin janji apa?”,ricky bingung dengan apa yang dikatan pacarnya di telepon.
“aku belom bisa bikin kamu bahagia beib…”
“haduh haduh….key,kamu bisa kok…”
“pokoknya pesen aku yang terakhir Cuma satu,kamu harus bahagia tanpa aku…maafin aku beib…makasih kamu udah jadi yang terbaik buat aku…”…tut…
Malam itu ricky sungguh bingung dengan apa yang dikatakan keysya. Setelah keysya menutup teleponnya ricky mencoba menelpon keysya lagi tapi tidak ada jawaban. Akhirnya malam itu ricky hanya diam dan berpikir apa yang sedang terjadi pada keysya.
Dikamar ricky, ricky memenggang telepon genggamnya menunggu jawaban dari keysya sambil berdiri menatap pemandangan malam dari luar kamar ricky. Tapi ternyata sama seklai tidak ada kabar dari keysya.
Ricky dan keysya sudah berpacaran dari satu bulan yang lalu dan sejak pertama mereka jadian orang tua keysya tidak pernah setuju dengan hubungan mereka berdua. Alasannya, karena perbedaan umur keysya dan ricky. Ricky lebih tua 4 tahun diatas keysya. Ricky sudah kuliah semester 3 sedangkan keysya masih kelas 1 SMA.
Toktoktok….”ricky!”,panggil mama diluar. “oh iya ma,masuk aja ma…” jawab ricky.
“kamu kok belom tidur?besok kan ada kuliah…”
“ricky belom bisa tidur ma…”
“kamu kenapa sih?? Lagi ada maslah sama keysya??”
“gak kok ma…ricky baik-baik aja am keysya…”
“oh…kamu uda bener-bener serius sama keysya?? Gak ganti-ganti lagi??”
“ricky belom tau ma..kita liat aja nanti ma…”
Lalu mama meninggalkan ricky didalam kamarnya. Ricky pun hanya diam dan memikirkan ucapan mama tadi.
*
‘kiss me out of the bearded barly….nightly beside the green green grass’..telepon genggam ricky berbunyi. “halo…”,ricky mengangkat telepon dengan mata terpejam dan suara yang masih mengantuk. “halo…ini ricky ya?”, Tanya seorang wanita yang sedang menangis.
“oh iya…ini siapa ya?”
“ricky ini tante,mamanya keysya…”
Mata ricky yang tertutup pun langsung terbuka ketika mengetahui wanita yang sedang menangis itu adalah mamanya keysya dan ricky lagsung duduk ditempat tidurnya.
“ada apa ya tante?loh?kok tante nangis??”
“keysya….”
“keysya?keysya meninggal…”
“hah??gak mungkin tante…keysya gak mungkin…”
“tadi pagi tante nemuin keysya tergeletak dikamarnya menggang cutter terus dia berlumuran darah…”
“ya ampun keysya kamu ni bodoh banget…sekarang tante dimana??”
“sekarang tante dirumah…”
“ricky kesana sekarang tante…”….tut…
Saat itu ricky baru menyadari maksud dari kata-kata keysya semalam. Dikamar ricky,ia diam dan menangis,menyeslai apa yang terjadi. Lalu dengan segera ricky mengganti bajunya dan berangkat kerumah keysya.
Sesampainya dirumah keysya, ricky melihat semua sahabat keysya sedang menangis. Vanya, sally dan Tania , mereka semua adalah sahabat keysya. Ricky turun dari mobilnya dan mendatani mereka bertiga yang sedang menangis. “mana keysya?”,Tanya ricky. “didalem rick,lo liat sendiri deh keadaannya…gue uda gak sanggup ngeliat keadaannya lagi..,”jawab sally.
Ricky pun memasuki ruang tamu rumah keysya. Disana terdapat keysya terbaring kaku ditutupi kain putih bersih.
“key,aku tau kamu capek ama semuanya,,tapi kenapa kamu harus nyerah??aku juga capek harus kayak gini terus key..”
Ricky menangis dan merasa bersalah dengan meninggalnya keysya.
“rick,sabar ya…gue juga sedih keysya jadi kayak gini.. dan gue tau masalah yang kalian jalanin tuh berat banget…tapi lo gak boleh nyerah kayak keysya yah…”, kata sally sambil menepuk bahu ricky. “gue juga bingung kenapa keysya bisa sampe nyerah gini…padahal gue selalu ngasih dukungan ke dia supaya gak nyerah gitu aja…”,ricky dengan menatap sally.
Setelah kepemakaman ricky pulang kerumahnya dengan perasaan menyesal. Dan sally pun juga sama seperti ricky, ia menyesela kenapa sahabatnya itu harus menyerah dan bunuh diri.
Sesampainya dirumah,sally memasuki kamarnya. Saat dikamarnya sally terkejut melihat sosok keysya dengan dress putih pendek duduk sambil menangis dan dengan luka ditangan kirinya yang masih basah karena sayatan pisau cutter.
“keysya…”, sally mencoba memanggil keysya. Dengan muka pucat pasi serta muka sedih dan rambut berantakan, keysya menoleh kearah sally. “sall..gue nyesel uda bikin ricky tambah tersiksa…”, rengek keysya. “ya ampun key…lo tuh kenapa sih ngelakuin ini semua?? Masih banyak orang yang sayang sama lo key.. dan sekarang ngerasa sedih karena di tinggal sama orang yang mereka sayang..gue, ricky, nyokap bokap lo, vanya, Tania, dan masih banyak lagi orang-orang yang ngerasa kehilangan lo key…”, kata-kata sally mulai naik.
“ya abis gue gak tau harus apa sall..gue uda capek sama nyokap bokap gue yang nentang hubungan gue sama ricky…gue Cuma pengen bikin dya bahagia…”
“ya tapi kan lo gak harus bunuh diri key…lo malah bikin dya sedih…”
“ya makanya itu gue mau minta tolong sama lo sall..”
“minta tolong apa??”
“lo ngaku deh sama gue…lo cinta kan sama ricky??”
“hah??e-enggak kok…”
“gue uda tau sall…gue sahabat lo,walaupun gue uda meninggal tapi tolong jangan bo’ongin gue…”
“i-iya key..gue emang cinta sama ricky gue juga sayang sama ricky…maafin gue ya key…”
“gak perlu minta maaf sall…itu hak lo kok…makanya mau minta tolong sama lo…”
“minta tolong apa sih key??”
“gue pengen ngliat ricky bahagia walaupun bukan sama gue…”
“hah??gue gak ngerti maksud lo key…”
“gue pengen dya bahagia sama lo sall…deketin dya sall..bikin dya punya perasaan yang sama ke lo sall..”
“tapi gue gak mungkin macarin mantannya sahabat gue yang udah meninggal key…”
“sall, selama gue belom ngliat ricky bahagia gue gak bakal tenang di alam gue sall,gue bakal tenang klo uda ngliat ricky bahagia…karma waktu gue masih hidup gue pernah janji ke dya bakal bikin dya bahagia…tapi semuanya uda telat sall…gue udah keburu bunuh diri dan meninggal…”
“tapi gimana caranya key??dya kan bener-bener sayang dan cinta sama lo…”
“gue bakal bantuin lo kok…gue bakal temenin lo selama lo deketin ricky..tapi klo gue udah ngeliat ricky bahagia gue bakal pergi kok…”
“tapi sebelomnya maafin gue ya key..”
“ya ampun sall…masih kaku aja lo am gue…”
“hahaha…tapi janji ya sama gue klo lo udah ngliat ricky bahagia lo bisa tenang di alam lo…”
“iya gue janji kok..”
*
Malam itu dikamar ricky, ricky hanya berdiri diam di samping jendela kamarnya melihat pemandangan malam diluar kamarnya. Ricky sangat merasa sangat kehilangan atas meninggalnya keysya. Ia sangat mencintai dan menyayangi keysya. ‘kiss me..out of the bearded barly…nightly beside the green green grass..’..”halo..”, sapa” ricky. “rick, ini gue,,sally…”, jawab sally dengan nada bicara yang ragu-ragu.
“oh elo sall..kenapa sall?”
“oh..enggak kok..gak apa-apa…”
“oh..eemmm…keysya tuh kenapa ya bisa ampe kayak gitu?bingung gue dya bisa ampe kayak gitu padahal yang gue tau dya tuh orangnya kuat…”
“iya rick…gue juga bingung sama dya..tapi mungkin dya uda bener-bener capek sama hidup yang dya jalanin…”
“gue juga ngerti sih keadaan dya…tapi kayaknya gak ada yang bisa gantiin dya di hati gue sall…”
“hey man,life is goes on…cepet ato lambat lo pasti bakal nemuin pengganti keysya..”
“ya tapi
“who knows…siapa tau ada cewe yang sayang am lo kayak keysya sayang am lo…”
“iya sih…tapi wait and see aja lah…”
“nah gitu donk…”
“uda jam segini lo gak tidur?lagi nunggu prince charmingnya ngucapin met bobo ya??”
“apa sih lo..iya ni gue juga uda mau tidur kok…”
“yawda
“heh…mentang-mentang uda kuliah ya lo…hhahah…”
“iya donk…yawda
“iya deh kak…hhe…yawda deh…good night and good bye..”
“have a nice dream ya sall…”
Setelah menutup teleponnya sally loncat-loncat sambil berteriak-teriak kegirangan dikamarnya yang cukup luas dan dilapisi cat tembok berwarna ungu itu. Lalu sally melempar tubuhnya keatas tempat tidurnya dan tertidur dengan lelap.
*
Keesokan harinya di SMA bina nusantara tempat keysya dan sally bersekolah, para murid dan para guru mengadakan upacara untuk memperingati meninggalnya keysya. Saat kepala sekolah membicarakan keysya semasa keysya hidup dan bersekolah di SMA itu, hampir semua murid dan guru menangis. Disana juga hadir ricky, mantan pacar keysya. Dan tanpa mereka sadari, roh keysya juga hadir bergabung diantara mereka. Tidak ada yang dapat melihat keysya kecuali sally.
Upacara tersebut tidak berlangsung lama. Setelah membaca do’a, para murid pun mulai meninggalkan lapangan sekolah mereka yang cukup luas dan berada tepat didepan gedung dimana kelas-kelas berada. Lalu para murid mulai memenuhi kelasnya. Ricky juga meninggalkan sekolah itu karena ricky harus kembali ke kampusnya untuk kuliah.
Hari itu adalah hari dimana para murid menerima hasil ulangan tengah semester mereka. Saat bu caroline,wali kelas mereka memasuki kelas sally yang dulu juga kelas keysya, satu persatu-satu nama murid-murid dikelas itu di panggil. “jenifer salloria!”,panggil bu caroline yang memanggil nama lengkap sally. “saya bu!”, jawab sally dengan melangkah ke meja guru didepan kelas dan mengambil hasil ulangannya. “keysyara pricyllia feldosky!”, panggil bu caroline yang kali ini memanggil nama lengkap keysya. Tapi kali ini tidak ada yang menjawab panggilan itu yang ada hanya kesunyia dan para murid yang saling bertatapan. “maaf anak-anak, ibu lupa bahwa salah satu teman kita yaitu murid terbaik disekolah ini telah meninggalkan kita untuk selamanya.. dan mulai hari ini sampai seterusnya, kita akan belajar disekolah ini tanpa murid terbaik kita itu.”, jelas bu caroline dengan mata berkaca-kaca.
“yaelah tu ibu melankolis banget ya sall..”,kata keysya yang duduk disebelah sally. “lo tuh gila ya..muncul siang-siang gini! Klo orang-orang ngilat lo gimana?”, kata sally dengan volume bicara yang hapir tak terdengar. “tenang sall… disini Cuma lo doank kok yang bisa ngeliat gue, yang lain gak bisa sall…”, jelas keysya.
“kok gitu key??”
“mungkin selama ini lo gak nyadar lo adalah orang special yang dikasih tuhan kelebihan biar lo bisa Bantu gue. Dan lo pantes buat di cintai sama ricky. Makanya gue milih lo buat ngebahagiain ricky..”
“jujur ya key,gue emang cinta ama ricky,,gue emang sayang ama ricky.. tapi gue gak tega key buat jadiin mantan teman gue yang udah meninggal jadi cowo gue..”
“tapi lo tega klo temen yang udah meninggal ini gak bisa tenang di alamnya?”
“ya nggak sih..”
“makanya lo harus bikin ricky bahagia yah…”
“iya deh key..”
“nah gitu donk sall..”
“salloria!kamu bicara sama siapa?”,panggill bu caroline yang mulai curiga sama sally yang juga mulai terlihat bicara sendiri. “oh..iya bu.. saya gak bicara sama siapa-siapa kok bu.. saya Cuma lagi mikir aja bu..”, jawab sally.
*
Di kampus ricky, teman-teman ricky sedang berusaha menghibur ricky. Tapi mungkin mereka tidak berhasil. Karena sejak tadi ricky hanya diam dengan muka sedih. “rick,ayolah…semua orang tu pasti akan mati..Cuma beda waktu dan caranya aja… lagian banyak kok cewek dikampus ini yang lebih cantik,lebih sexy,lebih pinter dari keysya..”, dimas mencoba menghibur ricky. “emang banyak yang kayak gitu! Tapi kenapa gak lo aja yang kayak gitu?! Lo juga belom punya cewe
“yawda yawda.. lo jangan pada rebut donk.. masa suasana lagi gak enak gini malah tambah gak enak gara-gara lo berdua rebut? Gak lucu
Tiba-tiba ricky berdiri dan meninggalkan teman-temannya yang sedang nongkrong itu.
“rick, mau kemana lo?”, Tanya tian. “mau ke sekolah cewek gue..”, dengan singkat ricky menjawab pertanyaan dimas dan langsung memasuki mobil jazz berwarna hitamnya yang sudah di modifikasi yang menjadi mirip seperti mobil balap itu. Lalu ricky menyalakan mobilnya dan menjalankannya menuju ke SMA bina nusantara.
*
Sally, vanya dan Tania juga sedang duduk-duduk di kantin. “yang biasanya kita berempat sekarang tinggal bertiga yah..”, kata vanya. “eh,semuanya…”, sapa ricky yang tiba-tiba muncul dari belankang mereka. “lo ngapain kesini rick?”, Tanya sally. “ya gue Cuma pengen nenangin diri aja,di kampus lagi banyak annoyer yang bikin gue pusing..”, jelas ricky sambil menarik kursi dari meja sebelah lalu duduk disebelah sally. “rick, hari ini hari pertama gue, sally ama vanya sekolah tapi gak ada keysya..sekarang kita tinggal bertiga deh..”, kata Tania sambil merangkul kedua temannya itu. “iya tan,, mulai hari ini juga uda gak ada lagi orang yang bangunin gue buat kuliah,gak ada lagi yang ngingetin gue buat makan, dan gak ada lagi yang bakal manggil gue ‘beib’..”, kata ricky sambil melihat sms yang dikirim keysya beberapa hari yang lalu.
“eh, gue cabut dulu yah.. gue pengen balik..”, kata sally sambil melihat jam tangan merahnya. “yah sall.. ntar aja deh..”, rayu vanya dengan menarik tangan sally. “duh nya,, gue capek banget hari ini..”, sally menarik tangannya dari genggaman tangan vanya. “sall, gue lagi gak ada kerjaan nih.. lo gue anterin aja yah..”, tawar ricky pada sally. “gue gak ngrepotin lo rick?”, Tanya sally. “gak kok sall,,biasanya juga gue jemput keysya terus gue nterin pulang
*
Setelah sampai dirumah sally, ricky mampir dulu untuk sekedar mengobrol bersama sally. Dan tanpa ricky sadari, keysya juga hadir taman belakang rumah sally yang tedapat kolam renang yang cukup besar. “rick, mau minum apa lo?”, Tanya sally. “oh, apa aja sall..,”, jawab ricky. Sally meninggalkan ricky dan berjalan ke dapur rumahnya diikuti keysya.
“sall, lo kenalin deh nyokap lo ke ricky, ricky tuh suka sama cewe yang terbuka sama nyokapnya..”, kata keysya yang mengikuti sally masuk ke dapur. “lo serius nih key?”, Tanya sally sambil mengambil gelas putih bening dan mengambil sirup di kulkasnnya. “ya gue serius lah sall.. coba dulu deh..”, keysya mencoba meyakinkan sally yang sedang mengaduk sirup untuk ricky. “iya deh gue coba.. tapi lo temenin gue ya key…”, sally dengan mangangkat minuman itu dan berjalan ke taman belakang rumahnya.
“rick, nih diminum dulu..”, sally memberikan minuman itu lalu pergi meninggalkan ricky. Tidak lama kemudian sally kembali dengan menggandeng mamanya. “ma, kenalin ini ricky,, rick,ini nyokap gue..”, sally yang berdiri disamping mamanya. “oh kamu yang namanya ricky.. sally sering cerita-cerita tentang kamu loh.. kayaknya dya suka sama kamu rick..”, mamanya sally sambil menjabat tangan ricky dengan tertawa geli. Dan keysya pun ikut tertawa mendengar mamanya sally. “mama apa sih.. gak kok..”, sally dengan muka memerah. “haha.. tante bisa aja nih..hahah..”, ricky juga dengan muka memerah. “yawda tante tinggal dulu yah.. kalian ngobrol-ngobrol aja dulu..”, mamanya sally meninggalkan mereka berdua ditaman belakang rumah sally.
“sall, yang dibilang nyokap lo itu bener??”, Tanya ricky. “hah?? Eee…”, sally dengan melihat kearah roh keysya. “sall, jawab jujur aja.. kapan lagi lo jujur..”, keysya sangat mendukung sally utuk jujur. “eee..ya klo itu emang bener gimana rick??”, Tanya sally balik. “ya gak pa-pa.. gue seneng lah yang pasti..”, jawab ricky dengan memberi senyuman yang membuat sally terdiam sesaat. “sall.. kok diem sih??”, panggil ricky dengan melambai-lambaikan tangannya kedepan muka sally. “eh,iya iya..”, jawab sally seperti baru bangun dari tidurnya.
“lo belom jawab yang tadi sall..”
“oh iya iya..eeeemmm…”
“apa sall??”
“tunggu-tunggu.. kok lo penasaran banget sih sama jawaban gue??”
“yaa… gak pa-pa sih.. gue pengen tau aja..”
“eemm.. iya rick, yang dibilang nyokap gue tuh bener..gue suka sama lo..”
Lalu mereka berdua sama-sama terdiam dan saling berpandangan. “lo gak salah suka sama orang??”, Tanya ricky.
“gak rick.. gue serius suka sama lo..”
“makasih ya sall lo uda mau jujur sama gue..”
“justru gue jadi gak enak sama lo rick..”
“ya gak pa-pa kok lah sall.. gue malah seneng klo lo uda jujur sama gue…”
Sally hanya terdiam mendengar pembicaraan ricky dan tersenyum. “sall, besok
“kayaknya ricky juga suka sama lo sall..”, keysya dengan mukanya yang pucat. “berarti bentar lagi tugas gue selese.. hahaha… dan yang jelas gue bisa tenang..”, kata keysya lagi. “klo tugas lo uda selse lo tetep temenin gue
“ya nggak donk.. klo tugas gue uda beres gue bakal balik ke alam gue dan yang pasti gue bakal tenang disana”
“key, kok gitu?”
“ya gimana pun juga gue gak bisa terus-terusan disini.. disini bukan tempat gue sall.. gue punya tempat gue sendiri dan gue bakal bahagia disana walaupun gue harus ninggalin lo semua..”
“makasih ya key..”
“apa sih lo… masih kaku aja sama gue.. hhah..”
“ya makasih lo uda ngasih kepercayaan buat ngebahagiain ricky”
“seharusnya gue yang makasih sama lo.. pokoknya klo gue uda ngliat ricky bahagia gue uda cukup seneng kok..”
*
Keesokan harinya dikamar sally, sally terbangun dari tidurnya karena mendengar handphonenya berbunyi. Dengan suara yang masih mengantuk dan mata yang masih terpejam sally bangun dan mengangkat telepon itu. “Haloo…”, sapa sally. “haii sally.. belom bangun? Bangun donk sall…”, kata sesorang cowok yang berbicara di telepon membangunkan sally. “heh?? Ni sayapa sih??”, Tanya sally dengan nada lemas. “ya ampun sally.. ini gue, ricky..nomor gue gak lo save yah??”, Tanya ricky agak kaget. “oh iya iya rick.. sorry sorry rick.. gue gak liat hp gue tadi..”, kata sally yang langsung membuka matanya karena kaget. “haha.. gak pa-pa kok sall.. lo
Dengan langkah berat, sally menuju kamar mandi yang berada dikamarnya dan berada ridak jauh dari tempat tidurnya. Dan dengan segera ia mandi.
Tidak lama kemudian, sally keluar dengan rambut yang basah. Dan ia mulai mencari baju didalam lemarinya yang terbuat dari kayu untuk dipakai jalan bersama ricky. Setelah mengacak-acak lemarinya, akhirnya sally menemukan baju yang ingin ia pakai. Yaitu, T-shirt hijau yang bergambar tulang rusuk manusia, rok balon putih, sneakers putih, dan ditambah kalung yang agak panjang bermotif bulat berwarna kuning.
Tok tok tok…terdengar seseorang mengetuk pintu kamar sally yang terbuat dari kayu. “sally, tuh ricky uda nunggu kamu di taman belakang. Katanya dia mau ngajak kamu pergi yah?”, mama memanggil sally dari luar kamar. “oh iya ma.. suruh dia tunggu aja ma.. aku bentar lagi siap kok ma..”, jawab sally sambil menyisir rambutnya.
Tiba-tiba roh keysya muncul dari belakang sally dan mengagetkan sally. “asikk.. mau pergi sama ricky nih sall…??”, goda keysya. “ah lo ni.. haha.. iya key, ricky mau ngajak gue jalan-jalan hari ini. Gak tau deh mau kemana..lo ikut yah..”, pinta sally pada keysya.
“sall, berarti bentar lagi gue bisa tenang ninggalin lo semua donk..”
“iihh..keysya jangan ngomong gitu donk..gue sdih dengernya..berarti lo harus ninggalin semuanya selamanya donk..”
“ya
“tapi suatu saat nanti kita bakalan ketemu lagi
“iya sally..”
“yawada nanti lo temenin gue jalan-jalan sama ricky yah..”
“yah sall,
“yah.. yawda deh sall.. gue keluar dulu yah, gue mau berangkat sama ricky..”
“yawda.. have a nice date ya sall…”
*
Sally keluar dari kamarnya dan menuju taman belakang rumahnya dan menemui ricky yang sedang duduk disana. “bengong aja lo pak!”, teriak sally dari belakang ricky. “eh elo uda siap sall..”, ricky kaget melihat sally berdiri dibelakangnya. “jadi ngajak gue jalan gak nih?? Malah bengong lagi”, Tanya sally. “jadi lah sall.. berangkat sekarang yok bu..”, ricky berdiri dari tempat duduknya. “ayok pak..uda siap nih gue..”, sally berjalan ke depan rumahnya diikuti ricky dibelakangnya. Lalu mereka berdua memasuki mobil ricky. Dan tak lama kemudian mobil ricky pun berangkat.
“sebenernya lo mau ngajak gu kemana sih rick?”, Tanya sally. “udah sall.. ntar lo juga tau sendiri kok.. anggep aja ini sureprise buat lo.. karena gue yakin lo bakal seneng kok sall..”, jawab ricky meyakinkan sally.
*
Beberapa jam kemudian sally dan ricky sampai suatu pantai yang sepi. Saat sampai di pantai itu, sally langsung turun dari mobil dan memandangi sekeliling pantai berpasir putih dan dari kejauhan terlihat air laut yang biru kehijauan.
“sall, dulu gue sama keysya selalu kesini kalo lagi liburan. Dan emang gue sendiri suka banget kesini, apalagi kalo kesini sama orang yang gue sayang..”, ricky sambil berjalan kedepan mobilnya dan melihat pemandangan pasir putih dan laut yang biru. “orang yang lo sayang rick?”, Tanya sally dengan muka kaget. “iya, sama orang yang gue sayang sall.. kayak lo..”, jawab ricky sambil berjalan di pinggir pantai diikuti sally disampingnya.
“gue?? Gue rick?? Ngomong apaan sih lo? Gak ngerti gue.”, Tanya sally dengan muka pucat. “iya sall.. gue sayang sama lo.. dan gue rasa Cuma lo yang bisa gantiin posisi keysya di hati gue..”, jelas ricky pada keysya.
Keysya hanya terdiam mendengar kalimat yang keluar dari mulut ricky sambil menatap dalam mata ricky.
“tapi apa gak kecepetan rick?? Maksud gue, lo
“gue percaya kok sama lo rick.”, kata sally kembali berbicara. “bener lo percaya sama gue?”, Tanya ricky. “iya, gue tau kok dari mata lo. Mata seseorang itu gak akan pernah bohong sama siapa aja.”, jawab sally meyakinkan ricky.
“oke oke kalo gitu.. hari ini lo have fun sama gue ya sall.. disini tuh banyak banget tempat-tempat seru..”, kata ricky sambil menggandeng tangan sally. Dengan sekejap muka sally yang berkulit putih bersih itu langsung berbuah menjadi merah muda karena mengetahui tangannya itu digandeng oleh orang yang paling disayanginya. Dan sally tidak menjawab kata-kata ricky tadi.
“sall, kok diem lagi sih??”, Tanya ricky. “nggak pa-pa kok rick..”, jawab sally dengan muka masih memerah.
Hari ini mungkin menjadi hari yang paling indah untuk sally. karena orang yang ia sayangi mengatakan perasaannya pada sally. Roh keysya pun sebentar lagi akan tenang karena akan melihat ricky bahagia.
*
Di pantai yang berpasir putih, dan sejauh mata memandang kita dapat melihat hamparan laut yang semakin ke tengah terlihat semakin biru. Dan dimalam hari terlihat jelas bintang-bintang dilangit. Masih dikawasan pantai itu, terdapat sebuah restoran seafood. Bangunan restoran ini terbuat dari kayu dan bambu sehingga restoran in sekilas terlihat rumah penduduk yang memiliki beberapa saung sendiri. Siapa pun yang dating ke pantai ini akan merasa ia telah dating ke surga.
Begitu juga ricky, mungkin semua hal tadi lah yang membuat ia sering sekali mendatangi pantai ini. Dan hari ini ricky mengajak orang yang ia sayangi ke tempat yang paling ia sukai.Sally sepertinya juga sangat menyukai tempat itu.
Siang hari ini mereka berdua bersenang-senang di pantai itu. Dan malam harinya, ricky mengajak sally makan di restoran yang seperti rumah penduduk itu.
“sall, ini nih tempat makan yang enak banget! Gue suka banget nih makan disini..”, kata ricky sambil memasuki salah satu saung di restoran itu. “emang tempatnya enak banget ya rick..”, kata sally juga sambil melihat pemandangan laut disekitarnya. “bagus deh kalo lo emang suka sama tempat ini..mmmm…sall, gue pengeng ngomong sama lo..”, kata ricky sambil memenggang tangan sally.
“ada apa sih rick?? Kayaknya serius banget yah??”
“kita uda sama-sama tau
“ iya.. terus?”
“ ya gue pengen kita bukan Cuma sebagai temen aja.. gue pengen lo jadi cewek gue.. lo mau gak??
“seharusnya lo tau jawabannya rick..”
“apa sall?? Lo gak mau ya jadi cewek gue??”
“bukan rick..”
“terus apa??”
“ya gue pengen bikin lo bahagia selama gue masih bisa napas, dan gue masih sanggup jalan.. jadi, gak mungkin gue gak mau jadi cewek lo..”
Ricky hanya diam dan tersenyum mendengar kata-kata yang keluar dari mulut sally. Roh keysya pun yang meilhat mereka dari jauh tersenyum melihat mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar